Diposkan   01 November 2017   00:00 WIB   Oleh : Admin   Berita

Sosialisasi Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN)

Sosialisasi Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN)

Semarang- Dalam melaksanakan tugas-tugasnya seorang ASN terikat dengan kode etik dan perilaku yang harus diparuhi demi terciptanya suasana kerja yang kondusif serta kinerja aparatur yang bertanggung jawab dan penuh dedikasi. Dalam rangka mewujudkan Aparatur Sipil  Negara yang akuntabel, profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan guna mewujudkan Tata Pemerintahan yang baik serta guna mewujudkan Birokrasi yang berkelas, maka perlu disusun Kode Etik Aparatur Sipil Negara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kode Etik di negara maju justru lebih berperan penting dari hukum sendiri, artinya orang mematuhi aturan karena memang didasarkan kesadaran sendiri dan tanggungjawab moral, bukan karena adanya sanksi” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Aribowo, SH, M.Soc Sc. Saat membuka acara Sosialisasi Kode Etik ASN di ruang serbaguna Kantor DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah (Senin 30/10). Acara sosialisasi tersebut dihadiri seluruh  administrator, pengawas dan segenap karyawan karyawati di lingkungan DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah jajarannya.  Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas menyerahkan secara simbolis Buku Saku Kode Etik ASN kepada perwakilan ASN jajarannya.

 Maksud dibuat Buku Saku Kode Etik adalah sebagai pedoman dalam berperilaku/kode etik bagi Aparatur Sipil Negara. Sedangkan tujuannya, adalah:

  1. Mendorong dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b.  Meningkatkan disiplin dalam pelaksanaan tugas kedinasan;

c.   Menjamin kelancaran dalam pelaksanaan tugas dan selalu menjaga suasana kerja yang kondusif dan harmonis;

d.  Meningkatkan kualitas kerja dan perilaku yang profesional;

e.  Meningkatkan citra dan kinerja ASN.

“Saya berharap semoga dengan adanya Buku Saku Kode Etik Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah, seluruh Aparatur Sipil Negara memiliki pedoman atau rambu-rambu

dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya terutama dalam bersikap, berperilaku, berbuat, tulisan dan ucapan” pungkasnya.

#Bidang PDI#


Share: