Diposkan   14 Desember 2017   00:00 WIB   Oleh : Admin   Berita

DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah dukung KPK Lawan korupsi pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) ke 12 di Jakarta

DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah dukung KPK Lawan korupsi pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) ke 12 di Jakarta

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) ke 12 yang diselenggarakan oleh KPK dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo pada tanggal 11 – 12 Desember 2017 di Hotel Bidakara Jakarta. Serangkaian acara peringatan HAKORDIA adalah Talkshow “Seni Memberantas Korupsi”, Launching E-Gratifikasi, Awarding Gratifikasi, LHKPN, Rangkaian International Business Integrity Conference (IBIC),dll. Pada salah satu rangkaian acara tersebut Inspektur Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu pembicara talkshow.

Dalam pidato pembukaan HAKORDIA ke 12, Jokowi mengingatkan bahwa pencegahan korupsi harus terus dilakukan lebih serius guna mencegah penyalahgunaan wewenang dan uang negara. Selain itu menurut Jokowi, salah satu strategi dalam pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan melakukan deregulasi karena regulasi saat ini sudah tidak dapat melindungi kepentingan publik dan cenderung memberatkan pelaku usaha. Hal lain yang ditekankan Presiden RI adalah dengan telah terbentuknya PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) hampir di seluruh Kabupaten / Kota di Indonesia, maka harus terus dilakukan penguatan pada fungsinya.

Pada HAKORDIA ke 12, DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah bersama Inspektorat Provinsi Jawa Tengah membuka stand pameran dengan tema Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi. Pada stand tersebut, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat tentang Provinsi Jawa Tengah termasuk tentang pelayanan perizinan di DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.  Disamping itu, disajikan games dengan tema anti korupsi, tunas integritas dan PTSP dengan hadiah – hadiah yang menarik.

Selain itu pada peringatan HAKORDIA tahun ini, Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan LHKPN yang diberikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.


Share: